Lantas, mengapa hal tersebut dianjurkan? Menurut Misan, mekanik senior Adolina Motor Sport yang terletak di Kukusan, Depok, Jawa Barat, adalah karena fungsi lampu indikator itu sendiri. Lampu indikator yang mati memastikan bahwa tidak ada part injeksi yang bermasalah.
Menurutnya, menunggu lampu indikator mati itu dilakukan agar si pengemudi memastikan komponen injeksi tidak ada yang bermasalah sebelum motor benar-benar dihidupkan. Kalau lampu indikator itu tidak mati, dan justru terus berkedip, maka dapat dipastikan ada yang salah dari sistem injeksi. Kedipan motor ternyata punya artinya sendiri. Durasi kedipan yang berbeda menandakan adanya masalah di komponen yang berbeda pula.
Sebagai contoh sepeda motor injeksi Yamaha. Menurut salah satu sumber di internet, nyala lampu indikator 1 detik dibacanya 10, sedangkan nyala dengan durasi 0,5 detik dibaca 1.
Dari rumus ini, maka dapat disimpulkan bagian mana yang rusak. Misalnya, jika kedipan 1 detik terjadi dua kali, maka angkanya jadi 20. Lalu lampu 0,5 detik nyala sebanyak 8 kali, maka kode kerusakan adalah 28 (20+8). Di motor Yamaha, angka 28 merupakan kode kerusakan dari sensor suhu mesin.






